Infoindo.com
Nasional » Daerah

BMKG: Indonesia Terancam Badai Tropis
Jumat, 13 April 2012 | 13:01:52 WITA | 138 HITS

PEKANBARU -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprakirakan, pada April 2012 sebagian wilayah Indonesia berpotensi mengalami gangguan cuaca yang merupakan dampak dari kemunculan badai tropis di sejumlah kawasan.

"Gangguan aktif akibat munculnya daerah tekanan rendah tersebut berpotensi di sejumlah wilayah. Seperti di Samudra Hindia tepatnya sebelah Barat Sumatra, Laut Tiongkok Selatan, Samudra Pasifik di Utara Papua serta Samudra Hindia, tepat di bagian Selatan Pulau Jawa," kata analis BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Warih Budi Lestari, Jumat (13/4).

Dia memprakirakan, hingga akhir April 2012 mendatang, bentukan daerah tekanan rendah sebagai penyebab munculnya badai tropis mulai sering aktif terjadi di belahan bumi bagian Selatan dan bagian Utara.

Secara umum, demikain Warih, gangguan tersebut cukup memberi dampak terhadap sebagian wilayan Tanah Air termasuk Riau.

Disebutkan, pola angin di permukaan laut mengarah ke Barat, sehingga berpeluang memunculkan cuaca buruk di kawasan perairan dan daratan.

Secara umum, menurutnya, prediksi indeks atau anomali suhu muka laut diprediksi berharga negatif atau menyatakan kondisi \'La Lina\' lemah hingga sedang.

Dengan demikian, lanjutnya, kondisi suhu perairan Indonesia akan lebih cenderung hangat dan normal.

Namun, demikian Warih, indeks Dipole Mode (DM), diperkirakan dalam beberapa bulan kedepan akan berada pada kondisi normal yang tidak signifikan bagi penambahan atau pengurangan curah hujan, khususnya untuk Indonesia bagian Barat.

"Kondisi ini yang kemudian memberikan dampak pada April 2012, sehingga diprediksi curah hujan disebagian besar wilayah Tanah Air akan berkisar pada kondisi normal. Namun bisa mengarah pada curah di atas normal bila gangguan mulai terjadi," katanya.

Kondisi demikian, menurutnya, sebaiknya juga diwaspadai oleh masyarakat, khususnya para nelayan yang kerap mencari ikan di tengah laut dengan menggunakan perahu tradisional berukuran kecil.

"Jika muncul cuaca buruk, maka potensi gelombang tinggi akan jauh lebih besar. Untuk itu, tetap siaga guna terhindar dari berbagai hal yang tak diinginkan," kata Warih Budi Lestari.


 
Daerah
Sulawesi | Selasa, 08 Januari 2013
BKN Akan Turun ke Jeneponto
BKN Akan Turun ke Jeneponto JAKARTA  -  Badan Kepegawaian Negara (BKN), akan secepatnya turun melakukan pemeriksaan ...
Nasional
Hukum dan HAM | Rabu, 15 Mei 2013
DPD RI: Pengusaha Tambang Lebih Berkuasa dan Kaya dari Pemda
DPD RI: Pengusaha Tambang Lebih Berkuasa dan Kaya dari Pemda JAKARTA---Indonesia yang kaya tambang telah menjadi kutukan serta beban bagi daerah penghasil. Selain ...
Ekobis
Finansial | Selasa, 14 Mei 2013
KPR Mandiri Tumbuh 22 Persen
KPR Mandiri Tumbuh 22 Persen JAKARTA,FMC - PT Bank Mandiri (persero) Tbk selama kuartal I 2013 ini telah menyalurkan kredit remilikan ...
Wisata
Hidup Sehat | Kamis, 20 Desember 2012
Lifebuoy Color Changing Bantu Anak CTPS
Lifebuoy Color Changing Bantu Anak CTPS JAKARTA,FMC - PT Unilever Indonesia Tbk, sebagai perusahaan terbesar dalam produk sabun, semakin gencar ...
Tekno
Gadget | Rabu, 15 Mei 2013
Lumia 925, Unggul dengan Fitur Smart Camera
Lumia 925, Unggul dengan Fitur Smart Camera London - Produsen ponsel Nokia kembali meluncurkan varian terbaru dari jajaran telepon seluler pintar ...
Entertainment
Hidup Sehat | Kamis, 04 April 2013
Hipertensi Picu Stroke dan Jantung
Hipertensi Picu Stroke dan Jantung JAKARTA,INFOINDO - Hampir 51 persen dari kematian akibat stroke dan 45 persen  dari penyakit ...
Sportif
LSI | Kamis, 04 April 2013
FIFA Bakal Bina Sepakbola Indonesia
 FIFA Bakal Bina Sepakbola Indonesia JAKARTA,FMC - Federasi sepakbola tertinggi dunia (FIFA) berjanji, akan membantu sepakbola Indonesia agar ...
Luar Negeri
Asia | Senin, 06 Agustus 2012
Israel Larang Menlu RI Masuk Wilayah Palestina
Israel Larang Menlu RI Masuk Wilayah Palestina RAMALAH,INFOINDO -- Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa batal mengikuti pertemuan luar biasa Gerakan ...